Windows Vista dan Windows 7 ?

Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris disebut operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web. Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu.
Salah satu macam dari sistem operasi adalah windows vista dan windows 7. Keduanya memiliki perbedaan yang akan kita bahas berikut ini:
Windows Vista adalah sistem operasi berbasis grafis dari Microsoft yang digunakan pada komputer pribadi (PC), baik untuk pengguna rumahan maupun bisnis, pada komputer laptop, maupun media center. Windows Vista memiliki daftar panjang untuk ratusan fitur-fitur baru, fitur-fitur yang diubahkan, dan fitur-fitur yang ditingkatkan kemampuannya. Salah satunya adalah Windows Vista memiliki fitur Aero Glass yang mana ini adalah sebuah themes dengan tampilan kualitas tampilan yang sangat bagus. Aero Glass akan menampilkan efek transparan yang sangat halus pada windows, selain itu Aero Glass tsb akan membentuk lengkungan di setiap ujungnya. dan ditambah pula dengan efek bayangan. OS ini juga memiliki tingkat KEAMANAN tertinggi karena dilengkapi fitur “TWO WAY” yang berarti OSnya bisa memonitor NETWORK COMMUNICATION secara inbound ataupun outbond. tetapi OS ini memiliki kekurangan yaitu kurang stabilnya OS yang telah terinstal dengan Hardware, makanya OS ini sering kali HANG jika spedifikasi Hardwarenya hanya standar-standar saja.
windows vista memiliki beberapa kelebihan, yaitu: tentu saja pengalaman baru menjelajah PC dengan rasa tridi (3D) yang canggih berkat Aero, perbaikan dan penambahan fitur yang terlalu panjang untuk disebutkan disini, lebih sedikit system-crash dibanding pada Windows XP, Built-in Support Option yang memberikan keleluasaan lebih kepada pengguna. Dan memiliki beberapa Kekurangan juga, seperti: fitur-fitur canggihnya bekerja optimal hanya pada lingkungan Windows, belum dibarengi dengan diluncurkannya software yang secara eksklusif mendukung dan bersinergi dengan fitur-fitur Vista, terlalu banyak varian seri yang mungkin akan membingungkan calon pengguna.
Sedangkan Windows 7 adalah rilis terkini Microsoft Windows yang menggantikan Windows Vista. Windows 7 dirilis untuk pabrikan komputer pada 22 Juli 2009 dan dirilis untuk publik pada 22 Oktober 2009, kurang dari tiga tahun setelah rilis pendahulunya, Windows Vista.
Tidak seperti pendahulunya yang memperkenalkan banyak fitur baru, Windows 7 lebih fokus pada pengembangan dasar Windows, dengan tujuan agar lebih kompatibel dengan aplikasi-aplikasi dan perangkat keras komputer yang kompatibel dengan Windows Vista. Presentasi Microsoft tentang Windows 7 pada tahun 2008 lebih fokus pada dukungan multi-touch pada layar, desain ulang taskbar yang sekarang dikenal dengan nama Superbar, sebuah sistem jaringan rumahan bernama HomeGroup, dan peningkatan performa. Beberapa aplikasi standar yang disertakan pada versi sebelumnya dari Microsoft Windows, seperti Windows Calendar, Windows Mail, Windows Movie Maker, dan Windows Photo Gallery, tidak disertakan lagi di Windows 7, kebanyakan ditawarkan oleh Microsoft secara terpisah sebagai bagian dari paket Windows Live Essentials yang gratis.
Beberapa kelebihan dari windows 7 adalah menemukan File Dengan Cepat, melihat Seluruh Jendela Dengan Mudah, Mengintip Diam-Diam Desktop Anda, Mencari Apa yang Diinginkan Dengan Sangat Mudah, Membandingkan 2 Jendela Satu Sama Lain, Satu Klik Dapat Semua, Set-up Nirkabel Dengan Mudah, Berselancar di Internet dengan Cepat, Aman dan Mudah, Personalisasi Komputer Anda. Dan kelemahannya adalah Beberapa aplikasi belum bisa beroperasi di Windows 7, Bug pada Windows Player 12, Ada hardware yang bisa langsung dikenali di Vista, tapi tidak di Windows 7, Susah memaksa software yang sebelumnya bisa dipaksakan diinstall di Vista, juga dipasang di Windows 7.

GPS (Global Positioning System)

Global Positioning System (GPS) adalah suatu sistem navigasi yang memanfaatkan satelit. Penerima GPS memperoleh sinyal dari beberapa satelit yang mengorbit bumi. Satelit yang mengitari bumi pada orbit pendek ini terdiri dari 24 susunan satelit, dengan 21 satelit aktif dan 3 buah satelit sebagai cadangan. Dengan susunan orbit tertentu, maka satelit GPS bisa diterima diseluruh permukaan bumi dengan penampakan antara 4 sampai 8 buah satelit. GPS dapat memberikan informasi posisi dan waktu dengan ketelitian sangat tinggi. Nama lengkapnya adalah NAVSTAR GPS (Navigational Satellite Timing and Ranging Global Positioning System.
Beberapa kemampuan GPS antara lain dapat memberikan informasi tentang posisi, kecepatan, dan waktu secara cepat, akurat, murah, dimana saja di bumi ini tanpa tergantung cuaca. Hal yang perlu dicatat bahwa GPS adalah satu-satunya sistem navigasi ataupun sistem penentuan posisi dalam beberapa abad ini yang memiliki kemampuan handal seperti itu. Ketelitian dari GPS dapat mencapai beberapa mm untuk ketelitian posisinya, beberapa cm/s untuk ketelitian kecepatannya dan beberapa nanodetik untuk ketelitian waktunya. Ketelitian posisi yang diperoleh akan tergantung pada beberapa faktor yaitu metode penentuan posisi, geometri satelit, tingkat ketelitian data, dan metode pengolahan datanya. Untuk aplikasi sipil, GPS memberikan nilai ketelitian posisi dalam spektrum yang cukup luas, mulai dari meter sampai dengan milimeter. Sebelum mei 2000 (SA on) ketelitian posisi GPS metode absolut dengan data psedorange mencapai 30 – 100 meter. Kemudian setelah SA off ketelitian membaik menjadi 3 – 6 meter. Sementara itu Teknik DGPS memberikan ketelitian 1-2 meter, dan teknik RTK memberikan ketelitian 1-5 sentimeter. Untuk posisi dengan ketelitian milimeter diberikan oleh teknik survai GPS dengan peralatan GPS tipe geodetik dual frekuensi dan strategi pengolahan data tertentu.
Prinsip penentuan posisi dengan GPS yaitu menggunakan metode reseksi jarak, dimana pengukuran jarak dilakukan secara simultan ke beberapa satelit yang telah diketahui koordinatnya. Pada pengukuran GPS, setiap epoknya memiliki empat parameter yang harus ditentukan : yaitu 3 parameter koordinat X,Y,Z atau L,B,h dan satu parameter kesalahan waktu akibat ketidaksinkronan jam osilator di satelit dengan jam di receiver GPS. Oleh karena diperlukan minimal pengukuran jarak ke empat satelit.
GPS (Global Positioning System) adalah sistem satelit navigasi yang paling populer dan paling banyak diaplikasikan di dunia pada saat ini, baik di darat, laut, udara, maupun angkasa. Disamping aplikasi-aplikasi militer, bidang-bidang aplikasi GPS yang cukup marak saat ini antara lain meliputi survai pemetaan, geodinamika, geodesi, geologi, geofisik, transportasi dan navigasi, pemantauan deformasi, pertanian, kehutanan, dan bahkan juga bidang olahraga dan rekreasi. Di Indonesia sendiri penggunaan GPS sudah dimulai sejak beberapa tahun yang lalu dan terus berkembang sampai saat ini baik dalam volume maupun jenis aplikasinya
al Satellite Timing and Ranging Global Positioning System

Hello world!

Welcome to Student.ipb.ac.id. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

Categories
Links: